Landmark Baru Jakarta Segera Beroperasi
Pembangunan proyek Simpang Susun Semanggi sudah mencapai tahap akhir. Pengerjaannya tinggal menyisakan proses konstruksi minor untuk penyempurnaannya.
Rencananya, Juli akan dilakukan tahap uji coba konstruksi, kemudian pada Agustus akan mulai diresmikan pengoperasiannya. Artinya tinggal tersisa waktu kurang lebih tiga bulan dari sekarang.
Hingga tiga bulan ke depan, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) optimistis mampu menyelesaikan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mengoperasikan Simpang Susun Semanggi. Bahkan dikatakan Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Suradi Wongso, tak ada kendala untuk tahap finishing tiga bulan ke depan.
Namun, menurutnya, memang butuh upaya dan kerja keras untuk menyelesaikan pembangunan Simpang Susun Semanggi. Apalagi, menurutnya, Simpang Susun Semanggi merupakan bentang jalan terpanjang berbentuk lingkaran.
“Simpang Susun Semanggi itu kan bentang terpanjang saat ini dan berbentuk lengkung ya 80 meter membentang di atas jalan tol. Kan perlu tenaga ahli khusus yang hitung dari sisi keamanan,” jelasnya.
Tak hanya dari segi keamanan, ia mengatakan, Simpang Susun Semanggi juga mengedepankan aspek-aspek lainnya yang juga tidak kalah penting. “Dari sisi estetikanya juga masuk, sisi keamanan juga terjamin, sudah dihitung bagaimana kekuatan jembatan itu,” tambahnya.
Diresmikan di Hari Kemerdekaan
Pengerjaan proyek Simpang Susun Semanggi sudah mencapai 74 persen. Proyek yang dimulai pada April 2016 tersebut, akan dilakukan uji coba pada Juli 2017. “Bulan Juli nanti diuji coba, kemudian operasionalnya 17 Agustus 2017,” ungkap Suradi Wongso.
Menurutnya, dengan proyek yang mencapai 74 persen, maka sisa-sisa pengerjaan Simpang Susun Semanggi saat ini tinggal pengerjaan konstruksi minor. Sehingga target uji coba pada Juli 2017 diperkirakan akan tercapai.
Lebih lanjut, dia memperkirakan pembangunan Simpang Susun Semanggi nantinya dapat mengurangi kemacetan arus lalu lintas di kawasan Semanggi sekira 30 persen hingga 40 persen.
“Dengan adanya Simpang Susun Semanggi itu, diharapkan kemacetan di situ bisa berkurang 30 sampai 40 persen karena arus lalu lintas kendaraan akan diurai,” ungkap Yusmada.
Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan uji coba lalu lintas atau open traffic di Simpang Susun Semanggi pada Juli 2017.

No comments:
Post a Comment