400 PERSONEL TNI DITURUNKAN UNTUK MEMBANTU AMANKAN FREEPORT
Jajaran TNI mengerahkan 400 personel dari semua kesatuan di Timika,
Papua, untuk membantu mengamankan area perusahaan tambang PT Freeport
Indonesia menghadapi Hari Buruh Internasional.
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Windarto di Timika, Minggu
(30/4), mengatakan pimpinan TNI telah memerintahkan siaga satu bagi
seluruh prajurit TNI di Timika dalam menghadapi dua agenda tersebut.
TNI mengimbau karyawan PT Freeport dan karyawan perusahaan
subkontraktor Freeport yang akan mogok kerja agar tidak melakukan
tindakan-tindakan yang dapat mengganggu kepentingan umum dan kepentingan
masyarakat lainnya.
Selain TNI, jajaran Polri juga terus memperkuat pasukan guna menghadapi rencana mogok karyawan PT Freeport.
Pada Minggu pagi, 101 personel Brimob Polda Riau sudah tiba di
Timika. Rencananya, akan datang lagi ke Timika tambahan pasukan Brimob
dari Polda Bangka Belitung satu SSK, Brimob Polda Jambi satu SSK, Brimob
Polda Sulawesi Utara dua SSK, Brimob Polda Sulawesi Tenggara dua SSK,
dan Brimob Polda Jawa Timur lima SSK.
Rencana mogok karyawan PT Freeport yang akan diikuti oleh karyawan
perusahaan-perusahaan subkontraktor Freeport kemungkinan besar akan
terealisasi, mengingat manajemen perusahaan dan pihak serikat pekerja
gagal mencapai kata sepakat dalam pertemuan yang difasilitasi Wakil
Bupati Mimika Yohanis Bassang di Hotel Rimba Papua, Timika, pada Sabtu
(29/4) hingga Minggu dini hari.

No comments:
Post a Comment